√ Pengertian VoIP, Fungsi dan Cara Kerjanya - Teknolalat

Find Us OIn Facebook

Pengertian VoIP dan fungsinya
Pengertian VoIP - Perkembangan teknologi yang semakin pesat membuat pengaruh besar pada bidang komunikasi. Hal ini dapat terlihat dengan perkembangan jaringan internet yang membuat pengguna di seluruh dunia dapat bertukar data dengan mudah dan cepat.

Selain itu dengan internet, pengguna dapat dengan berkomunikasi melalui pesan suara seperti halnya menggunakan jaringan telepon. Dukungan komunikasi suara melalui internet ini memanfaatkan teknologi yang bernama VoIP. Lalu apa yang dimaksud VoIP?, yuk simak di bawah ini.

Pengertian VoIP

VoIP (Voice over Internet Protocol) adalah teknologi yang memungkinkan percakapan suara jarak jauh melalui media internet. Data suara diubah menjadi kode digital dan dialirkan melalui jaringan yang mengirimkan paket-paket data, dan bukan lewat sirkuit analog telepon biasa.

Fungsi VoIP

  • Signalling
    berfungsi untuk menangkap jaringan yang dituju, sehingga dapat melakukan inisialisasi (penyampaian) pesan/percakapan.
  • Database Service
    Berfungsi untuk mencari tujuan akhir/endpoint yang harus dituju, sekaligus sebagai penerjemah alamat yang biasanya digunakan dalam duajaringan yang berbeda.
  • Bearer Control (Call Connect/Disconnect)
    Berfungsi bagi penerima panggilan untuk dapat memutuskan panggilan/menerima panggilan.
  • Codecs Operations
    Berfungsi sebagai coder ataupun decoderdalam pengubahan/transmitted suara menjadi sinyal digital/paket data ataupun sebaliknya.

Protokol VoIP

Voice over IP telah diimplementasikan dalam berbagai macam jalan menggunakan hak milik dan standar serta protokol terbuka.Berikut protokol jaringan yang digunakan untuk mengimplementasikan VoIP meliputi:
  • H.323
  • Protokol H.323 merupakan suatu standar ITU-T (International Telecomunications Union – Telecomunications) yang menentukan komponen protokol, dan prosedur yang menyediakan layanan komunikasi multimedia, yaitu komunikasi audio, video dan data real-time (waktu nyata), melalui jaringan berbasis paket (packet-based network).
  • Media Gateway Control Protocol (MGCP)
  • MGCP ialah protokol yang digunakan untuk signaling dan call control yang digunakan dalam sistem VoIP yang terdistribusi.
  • Session Initiation Protocol (SIP)
  • Session Initiation Protocol adalah protokol pensinyalan yang digunakan untuk memulai, memelihara, dan mengakhiri sesi waktu nyata yang mencakup aplikasi suara, video dan pesan
  • Real-time Transport Protocol (RTP)
  • Real-time Transport Protocol (RTP) didefinisikan sebagai standarisasi paket untuk mengirimkan audio dan video pada jaringan IP. RTP digunakan untuk komunikasi dan sistem entertain yang termasuk didalamnya streaming media seperti telepony, aplikasi video teleconfrence dan web yang memiliki fitur berbasis push-to-talk.
  • Session Description Protocol (SDP)
  • Session Description Protocol adalah sebuah protokol yang mempunyai fungsi untuk memberikan deskripsi terhadap suatu sesi multimedia. Secara umum, protocol SDP digunakan pada saat melakukan session announcement serta session invitation.
  • Inter-Asterisk eXchange (IAX)
  • Inter-Asterisk eXchange adalah protokol komunikasi yang berasal dari perangkat lunak pertukaran cabang pribadi Asterisk, dan didukung oleh beberapa softswitch, sistem PBX, dan softphones lainnya. Ini digunakan untuk mengangkut sesi telepon VoIP antara server dan ke perangkat terminal.

Kelebihan VoIP

  • Biaya lebih rendah untuk sambungan langsung jarak jauh. Penekanan utama dari VoIP adalah biaya. Dengan dua lokasi yang terhubung dengan internet maka biaya percakapan menjadi sangat rendah.
  • Memanfaatkan infrastruktur jaringan data yang sudah ada untuk suara. Berguna jika perusahaan sudah mempunyai jaringan. Jika memungkinkan jaringan yang ada bisa dibangun jaringan VoIP dengan mudah. Tidak diperlukan tambahan biaya bulanan untuk penambahan komunikasi suara.
  • Penggunaan bandwidth yang lebih kecil daripada telepon biasa. Dengan majunya teknologi penggunaan bandwidth untuk voice sekarang ini menjadi sangat kecil. Teknik pemampatan data memungkinkan suara hanya membutuhkan sekitar 8kbps bandwidth.
  • Memungkinkan digabung dengan jaringan telepon lokal yang sudah ada. Dengan adanya gateway bentuk jaringan VoIP bisa disambungkan dengan PABX yang ada dikantor. Komunikasi antar kantor bisa menggunakan pesawat telepon biasa
  • Berbagai bentuk jaringan VoIP bisa digabungkan menjadi jaringan yang besar. Contoh di Indonesia adalah VoIP Rakyat.
  • Variasi penggunaan peralatan yang ada, misal dari PC sambung ke telepon biasa, IP phone handset

Kelemahan VoIP

  • Kualitas suara tidak sejernih jaringan PSTN. Merupakan efek dari kompresi suara dengan bandwidth kecil maka akan ada penurunan kualitas suara dibandingkan jaringan PSTN konvensional. Namun jika koneksi internet yang digunakan adalah koneksi internet pita-lebar / broadband seperti Telkom Speedy, maka kualitas suara akan jernih - bahkan lebih jernih dari sambungan Telkom dan tidak terputus-putus.
  • Ada jeda dalam berkomunikasi. Proses perubahan data menjadi suara, jeda jaringan, membuat adanya jeda dalam komunikasi dengan menggunakan VoIP. Kecuali jika menggunakan koneksi Broadband (lihat di poin atas).
  • Regulasi dari pemerintah RI membatasi penggunaan untuk disambung ke jaringan milik Telkom.
  • Jika belum terhubung secara 24 jam ke internet perlu janji untuk saling berhubungan.
  • Jika memakai internet dan komputer di belakang NAT (Network Address Translation), maka dibutuhkan konfigurasi khusus untuk membuat VoIP tersebut berjalan
  • Tidak pernah ada jaminan kualitas jika VoIP melewati internet.
  • Peralatan relatif mahal. Peralatan VoIP yang menghubungkan antara VoIP dengan PABX (IP telephony gateway) relatif berharga mahal. Diharapkan dengan makin populernya VoIP ini maka harga peralatan tersebut juga mulai turun harganya.
  • Berpotensi menyebabkan jaringan terhambat/Stuck. Jika pemakaian VoIP semakin banyak, maka ada potensi jaringan data yang ada menjadi penuh jika tidak diatur dengan baik. Pengaturan bandwidth adalah perlu agar jaringan di perusahaan tidak menjadi jenuh akibat pemakaian VoIP.
  • Penggabungan jaringan tanpa dikoordinasi dengan baik akan menimbulkan kekacauan dalam sistem penomoran

Cara Kerja VOIP

Prinsip kerja teknologi voip adalah mengkonversi suara analog yang diterima dari speaker komputer atau laptop menjadi paket data digital. Kemudian paket data dari komputer tersebut dilanjutkan transmisinya melalui hub, switch, router atau model ADSL menggunakan jaringan internet untuk diterima di tempat tujuan pengiriman paket data yang menggunakan perangkat yang sama yaitu komputer atau bahkan gadget.

Pengiriman sinyal ke remote destination (tujuan pengiriman paket data) dapat dilakukan secara digital, caranya yaitu sebelum data suara analog dikirim yang kemudian sinyal analog tersebut terlebih dahulu diubah menjadi data digital menggunakan ADC (Analog to Digital Converter), yang kemudian ditransmisikan ke penerima.

Selanjutnya di perangkat penerima, data digital tersebut dipulihkan kembali menjadi data suara analog menggunakan DAC (Digital to Analog Converter) secara gampang nya suara atau video Anda diubah menjadi data, kemudian dikirim melalui jaringan internet.

Kurang lebih seperti itulah cara kerja voip. Format digital lebih mudah dikontrol dalam arti dapat dikompresi dan dikonversi menjadi format dengan kualitas yang lebih baik dan sesuai keinginan, di samping itu data digital juga lebih bisa bertahan dari gangguan noise daripada data suara analog, mungkin juga lebih stabil dalam penerimaan, tergantung juga sinyal jaringan di lokasi Anda.

Konsep paling sederhana dalam sistem voip adalah dua buah perangkat komputer ataupun gadget yang sama-sama terhubung dalam jaringan internet yang penggunaanya sama-sama menggunakan aplikasi voip untuk saling berkomunikasi.

Akhir Kata

Nah itulah pengertian VoIP dan fungsinya. Dari pembahasan diatas dapat disimpulkan bahwa VoIP adalah Protocol Teknologi yang menjadikan media internet untuk bisa melakukan komunikasi suara jarak jauh secara langsung.
Load Comments
Lebih baru Lebih lama