√ Inilah 6 Perbedaan HDD dengan SSD - Teknolalat

Find Us OIn Facebook

Perbedaan HDD dengan SSDPerbedaan HDD dengan SSD - Saat ini media penyimpanan baru mulai banyak digunakan sebagai pengganti hardisk. Fungsinya sama dengan hardisk, namanya SSD (Solid State Drive) yang lebih cepat, kinerja lebih baik dan konsumsi daya yang rendah. Saat ini, jika Anda membeli laptop atau notebook yang terbaru maka sebagai besar sudah menggunakan SSD.

Banyak sisi perbedaan HDD dan SSD, SSD (Solid State Disk) adalah perangkat penyimpan data dengan serangkaian IC sebagai memori untuk menyimpan data. Pada analoginya, Anda mungkin tidak asing lagi dengan yang namanya USB Flash Drive, sebuah alat elektronik yang digunakan menyiman data, yang kerap kita bawa ke mana- mana, yang dicolokkan pada USB PC dikala mau mengambil ataupun menaruh informasi.

SSD seperti tipe lanjtan dari USB Flash drive dengan kelebihan kapasitas yang jauh lebih besar serta berperan bagaikan pengganti Hardisk. Jadi SSD merupakan perangkat elektronik yang berperan menaruh informasi semacam hardisk tetapi konstruksinya semacam USB Flash Drive, yang terdiri dari sebagian IC sebagai memori.

Seperti pada USB Flash Drive, SSD juga tidak mempunyai piringan di dalamnya serta informasi ditaruh di dalam microchips. Berbeda pada Hardisk yang mempunyai lengan mekanik yang bergerak berbalik buat write serta read informasi di atas piringan magnetik. Perbandingan ini membuat SSD bekerja jauh lebih kilat dari pada Hardisk.

Berbeda dengan hardisk (HDD) yang bergerak secara mekanik buat mangambil serta menaruh informasi ataupun Data, sebaliknya SSD bergerak secara elektrik buat menaruh serta mengambil informasi ataupun data. Pasti SSD bekerja lebih kilat dibanding dengan HDD.

Perbedaan HDD dengan SSD


Berikut enam perbedaan utama dari HDD dan SSD, mulai dari harganya, komponen hingga kecepatannya.

1. Perbedaan HDD dan SSD dari Harga


Perbedaan HDD dengan SSD yang pertama adalah dari segi harga. Pada perbandingan harga sendiri antara SSD dengan HDD, tentu SSD lebih mahal. Sebagai contoh saja, SSD yang bermerek Samsung yang berkapasitas 120GB memiliki harga sekitar 350 ribuan. Sedangkan Harddisk dengan harga 350 ribuan tentu bisa mendapatkan kapasitas yang banyak.

2. Perbedaan HDD dan SSD dari Bentuk


Dari segi bahan yang dimiliki Harddisk, seperti head, platter, dan sebagainya sangat mempengaruhi ukuran dan berat dari HDD tersebut. Karena teknologi HDD saat ini sangat tergantung pada putaran piringan, inilah yang membuat seberapa kecil batasan HDD dapat diproduksi.

Sedangkan Solid State Drive terbebas dari hal tersebut, sehingga ukuran SSD memiliki ukuran yang lebih praktis. Untuk ukuran, saat ini SSD memiliki ukuran 2,5 inci dan 3,5 inci yang bisa dipasang pada laptop mapun PC.

Seiring dengan praktisnya ukuran laptop dan semakin banyak juga pengguna notebook untuk menjelajahi internet. Saat ini Anda dapat melihat SSD yang mulai banyak digunakan oleh notebook baik dari kelas low-end hingga high-end, yang menandakan bahwa SSD mulai menjadi standart storage laptop keluar terbaru.

3. Perbedaan HDD dan SSD dari Komponen dan Cara Kerja


Perbedaan HHD dan SDD selanjutnya adalah bagian komponen. Bagian mekanik pada HDD terdiri dari piringan, motor dan lengan yang terhubung dengan piringan. Proses read dan write data dilakukan melalui proses mekanik yang dimana piringan diputar oleh motor sedangkan ujung dari lengan yang terhubung pada komponen elektronik yang mengolah data, menempel pada piringan yang berputar dan melakukan pengolahan data.

Secara universal, proses pengolahan informasi pada HDD disebakan sinergi antara kegiatan mekanik serta elektrik. Sebaliknya di SSD dalam memproses informasi, menulis serta membaca informasi tidak menggunakan proses mekanik, dalam SSD tidak terdapat komponen mekanis semacam motor serta lengan dan piringan yang bergerak.

Pada SSD cuma ada komponen elektronik semacam Intergrated Circuit ataupun IC, micro chip serta komponen elektronik pendukung yang lain semacam kapasitor. Seluruh proses pembacaan serta penyusunan informasi dicoba secara elektrik sama semacam proses yang terjalin pada Flashdisk serta RAM.

4. Perbedaan HDD dan SSD dari Kecepatan Baca dan Tulis


Dari segi kecepatan, SSD menunjukan perbedaan kecepatan yang sangat signifikan. Kecepatan baca tulis SSD bahkan bisa berkali-kali lebih cepat dibandingkan HDD. Laptop atau PC yang menggunakan SSD dapat melewati proses booting sangat singkat yakni dalam hitungan detik saja.

Sebaliknya waktu yang diperlukan HDD lebih lama bergantung dengan spesifikasi, serta nyatanya tidak melebihi dari keahlian SSD.
Aspek utama mengapa dapat semacam itu sebab SSD tidak memakai piringan SSD langsung membaca file tidak butuh lagi mencari dimana file tersebut ditaruh itu kelainannya HDD serta SSD. 

5. Perbedaan HDD dan SSD dari Dampak Yang Ditimbulkan


HDD menerapkan sidtem mekanik, sehingga menghasilkan dampak yang buruk, dampak yang ditimbulkan antara lain :
  • Menimbulkan efek panas yang tinggi
  • Penggunaan daya listrik yang tinggi
  • Putaran dari piringan dan mesin menimbulkan suara bising atau noise
Sedangkan pada SSD tidak menggunakan sistem mekanik, sehingga efek yang di timbulkan dari SSD adalah sebagai berikut:
  • Suhu pada SSD tidak terlalu tinggi.
  • Penggunaan daya listrik yang minim
  • Tidak ada putaran mesin dan piringan yang membuat SSD tidak berisik.

6. Perbedaan HDD dan SSD dari Fregmentasi


Bila pada HDD diperlukannya defragmen untuk menjaga kesehatan pada HDD supaya bisa berjalan dengan baik, sehingga bisa digunakan secara intens. Inilah sebab kurang kenapa HDD kurang disukai, jika Anda jarang melakukan defragmen, maka dapat menyebabkan kondisi HDD menurun.

Sebaliknya pada SSD, Anda tidak butuh melaluka defragmen yang sama dengan HDD. Sebab data yang tersimpan pada SSD telah memakai Chip flash. Jadi Anda tidak memerlukan defragmen secara berkala.

Kesimpulan


Pilih menggunakan HDD jika:
• Membutuhkan lebih banyak pada kapasitas untuk menyimpan data, hingga 6 TB.
• Tak ingin keluar biaya mahal.
• Tidak begitu mempermasalahkan kecepatan booting dan membuka program.

Pilih yang menggunakan SSD jika:
• Anda rela membayar lebih untuk mendapatkan performa yang lebih baik.
• Tidak membutuhkan banyak kapasitas.

Saat ini SSD dan HDD sudah sering digunakan bersamaan, untuk SSD biasanya hanya digunakan untuk menyimpan sistem operasi agar berjalan lebih cepat dan lancar. Sekian aktikel Perbedan HDD dan SSD, semoga bermanfaat.
Load Comments
Lebih baru Lebih lama